
Nama: SLANKERS FANS CLUB BOGOR
Keterangan: SFC ini berdiri pada tanggal 28 maret 2005, bertepatan dengan keluar'a
album SLANK PLUR ..
Motto : kita SATU untuk DAMAI
mail: Bogorslankersclub@yahoo.co.id
Kantor: Jl. Ceremai Ujung Rt 02 / 09 Kel. Bantarjati Atas Kec. Bogor Utara
Kota Bogor . Telp. 0251 9611241



slankers blitar
label bloger
- Album (4)
- Berita (4)
- Bim bim (3)
- biografy (7)
- Blitar (9)
- bunda Iffet (1)
- coretan dinding (4)
- discography (8)
- Gokil (1)
- Kaka (1)
- Lirik Lagu (5)
- Lovina (4)
- Musik Event (15)
- Sejarah (6)
- Slank fans Club (31)
- Slank News (2)
- Slank Slanker (53)
klik SFC se Indonesia
- dheeva wisata
- mp3locker.net
- setyo slank
- sfc Aceh
- sfc Batu Raja
- sfc Baturaja
- sfc Bogor
- sfc Bojonegoro
- sfc Bojonegoro
- sfc Brebes
- sfc Caruban
- sfc Ciamis
- sfc Gresik
- sfc Gresik
- sfc Indramayu
- sfc Jember
- sfc Jember
- sfc Jepara
- sfc Jogja
- sfc Jombang
- sfc Karawang
- sfc Kediri
- sfc Kudus
- sfc Lamongan
- sfc Lampung
- sfc Magelang
- sfc Majalengka
- sfc Makasar
- sfc Makasar
- sfc Makasar
- sfc Malang
- sfc Manado
- sfc Ngajuk
- sfc Pekalongan
- sfc Ponorogo
- sfc Solo
- sfc Sumenep
- sfc Sumenep
- sfc Surabaya
- sfc Tuban
- sfc Wonogiri
- slank.com
- slankercommunity
- Snopik Komputer
- Snopik Komputer
Slanker
1. 1990 - Suit... Suit... He... He...(Gadis Sexy)
2. 1991 - Kampungan
3. 1993 - Piss!
4. 1995 - Generasi Biru
5. 1996 - Minoritas
6. 1996 - Lagi Sedih
7. 1997 - Tujuh
8. 1998 - Mata Hati Reformasi
9. 1999 - 999+09 Double Album
10. 2001 - Virus
11. 2003 - Satu Satu
12. 2004 - Road to Peace
13. 2005 - PLUR
14. 2006 - Slankissme
15. 2007 - Slow But Sure
16. 2008 - Slank - The Big Hip
17. 2009 - Anthem For The Broken Hearted
18. 2010 - Jurus Tandur no. 18
Album Live
1. 1998 - Konser Piss 30 Kota
2. 2001 - Virus Roadshow
3. 2003 - Bajakan
Album Soundtrack
1. 2007 - Original Soundtrack "Get Married"
2. 2009 - Original Soundtrack Generasi Biru
3. 2009 - Original Soundtrack "Get Married 2"
Label: Slank fans Club

Nama: Slank Fans Club Lombok
Keterangan: Minoritas tapi punya suara
Terbuka: Semua isi dapat dibaca umum.
Email: sfclombok@yahoo.com
Kantor: mataram
Lokasi: erlangga
Mataram, Indonesia


Label: Slank fans Club

Dengan peringatan haul Bung Karno tanggal juni 2010, marilah seluruh anak bangsa di negri ini merefleksi diri, apakah didalam berkehidupan berbangsa dan bernegara di negeri yg sama sama kita cintai ini masih berada di rel yg benar sesuai dengan jati diri bangsa yaitu PANCASILA dan Undang Undang Dasar '45 (asli)...apabila benar sudah keluar dari relnya , bung karno dan para pendiri negri lainnya pasti juga menangis ........ Dan generasi muda sebagai generasi penerus bangsa, sungguh tidak pantas berdiam diri , oleh karena itu mari seluruh generasi muda di negri ini bersama sama hadir pada serangkaian kegiatan haul Bung Karno tahun 2010 yg meliputi : tgl 19 juni 2010 jam 19.00 s/d selesai ziarah budaya sekaligus orasi dan deklarasi kebangsaan yang akan dihadiri oleh tokoh generasi muda se nusantara , tgl. 20 juni 2010 jam 06.00 s/d 17.30 wib sema'an alqur'an, yasin tahlil, do'a lintas agama, jam 19.00 s/d selesai pengajian akbar.............
Label: Blitar
Sebuah peringatan Hari Lahir Pancasila, yang didesain sebagai peristiwa budaya. Dilaksanakan oleh seniman-seniman Blitar, dengan sentuhan dan piranti etik dan estetika tanpa meninggalkan kekhidmadan dan makna sebuah upacara. Peringatan hari kelahiran Pancasila yang dulunya digali oleh the founding father Soekarno, diharapkan tidak hanya jadi perayaan berisi tepukan tangan riuh rendah dari masyarakat dan pelaku budaya
Dilaksanakan di alun-alun Kota Blitar setiap tanggal 1 di bulan Juni. Ritus Prosesi Grebeg Pancasila di Kota Blitar, berisi tiga mata acara pokok.
Di antaranya Upacara Budaya yang diselenggarakan di alun-alun Kota Blitar, Kirab Gunungan Lima yang dilaksanakan di beberapa jalan utama di tengah Kota Blitar, dan Kenduri Pancasila yang dilaksanakan di Makam Bung Karno. Jalannya Prosesi Grebeg Pancasila selain dikemas melalui sentuhan seni dan budaya juga dikolaborasikan dengan unsur-unsur sejarah yang menyertainya. Rekaman pidato Bung Karno berkumandang, disusul prosesi Gunungan Lima yang dikawal Prajurit Siji, Prajurit Enem, dan Prajurit Patang Pulih Lima.
Arak-arakan Gunungan Lima, sebagai penggambaran Lima Dasar Pancasila. Simbol gunungan itu dikawal Prajurit Siji, Prajurit Enem, dan Prajurit Patang Puluh Lima menandai hari lahir Pancasila, 1 Jumi 1945.
Selain pengawal Gunungan Lima, kirab ini juga diikuti Pasukan Bhineka Tunggal Ika dan diiringi Dayang Ayu dan Dayang Bagus. Arak-arakan Gunungan Lima berakhir di Makam Pencetus gagasan Pancasila Bung Karno, yang terletak di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Blitar. Akhir Prosesi ini disebut dengan Kenduri Pancasila. Puncak acara Kenduri ini berupa ngalap berkah.Gunungan Lima akan diberikan kepada para pengunjung dan masyarakat sekitarnya.
Label: Blitar

terletak di Desa Bacem Kecamatan Sutojayan. Letaknya cukup terpencil dan jauh dari pusat kota.
Candi Bacem terdiri dari sebuah candi induk dan sebuah candi perwara. Kondisi candi ini cukup memprihatinkan. Bangunan candinya sudah sangat rusak, mungkin disebabkan karena bahan penyusun candi ini terbuat dari bata merah yang tidak sekuat batu andesit.
Kami tidak memperoleh informasi yang jelas mengenai candi ini. Kami cuma beragumen bahwa candi ini dibangun pada masa pemerintahan Hayam Wuruk. Karena pada massa pemerintahanyalah batu bata gencar digunakan sebagai bahan penyusun candi. Kami sempat menduga bahwa bentuk candi bacem adalah stupa namun setelah diperhatikan candi ini memiliki sudut persegi yang mengindikasikan bentuknya bukanlah setupa
Label: Blitar
Makam Bung Karno Proklamator Kemerdekaan RI dan Presiden pertama RI berada di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanawetan Kota Blitar Jawa Timur. Komplek makam seluas 1,8 Hektar Sejak seperempat abad lalu, tepat sewindu setelah Ir Soekarno wafat dan dimakamkan di sana, 21 Juni 1970, kompleks makam dipugar. Dengan pemugaran itu pencitraan Makam Bung Karno sebagai ikon Kota Blitar semakin dikukuhkan. Ikon itulah yang mampu menyedot pengunjung berziarah di sana. Hingga pada tahun 2003 di areal makam di bangun perpustakaan sekaligus mini museum. 
Pintu masuk Makam ini dimulai dari jalanan yang menghubungkan perpustakaan yang berada di sisi selatan komplek makam hingga sampai pada gapura Agung yang menghadap ke selatan. Kehadiran sarana penunjang ini tentu melengkapi ''keterbukaan'' makam presiden pertama RI itu, yang sekarang benar-benar terbuka untuk umum. Artinya, setiap orang yang berziarah ke makam Bung Karno bisa langsung mendekat ke pusara. 
Kalau toh ada pembatas, bentuknya cuma pagar kayu setinggi lutut yang dipasang secara keliling, berjarak 2,5 meter dari pusara. Pada jam-jam sepi pengunjung, para peziarah diizinkan untuk memasuki pagar ini.
Bangunan utama disebut dengan Cungkup Makam Bung Karno. Cungkup Makam Bung Karno berbentuk bangunan Joglo, yakni bentuk seni bangunan jawa yang sudah dikenal sejak dahulu. Cungkup Makam Bung Karno diberi nama Astono Mulyo. Diatas Makam diletakkan sebuah batu pualam hitam bertuliskan : "Disini dimakamkan Bung Karno Proklamator Kemerdekaan Dan Presiden Pertama Republik Indonesia. Penyambung Lidah Rakyat Indonesia." Dahulu bangunan makam yang berbentuk joglo berukuran besar tersebut tertutup rapat oleh dinding kaca. Peziarah hanya bisa melihat batu nisan dari luar kaca penyekat. Perubahan tata ruang bangunan di makam itu terjadi pada 2001.
Saat negeri ini dipimpin oleh Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Megawati sebagai wapresnya, dinding kaca yang membalut bangunan makam itu dibongkar total. Kini pusara Bung Karno yang diapit oleh makam kedua orang tuanya, R Sukemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai, benar-benar terbuka untuk umum. Artinya, setiap peziarah yang datang ke joglo makam tersebut bisa langsung menyentuh batu nisan. Sebagai kawasan wisata ziarah andalan, dengan kunjungan rata-rata 1.000 peziarah per hari.
Menurut data Pemkot Blitar, sepanjang tahun 1999 sebanyak 315.343 wisatawan lokal maupun mancanegara berkunjung ke Makam Bung Karno. Jumlah itu naik setiap tahun menjadi 365.647 wisatawan (tahun 2000) dan 408.833 wisatawan (tahun 2001)
Label: Blitar
Dengan nama lengkap Gesang Martphartono, lahir di Surakarta, Jawa Tengah pada tanggal 1 Oktober 1917. Gesang dikenal sebagai
“Maestro keroncong Indonesia” dengan lagu Bengawan Solo yang terkenal dan legendaris itu. Bukan saja lagu tersebut terkenal di dalam negeri Indonesia saja, di Jepang pun lagu Bengawan Solo sangat terkenal dan banyak digemari terutama oleh kalangan “sepuh” nya. Lagu Bengawan Solo diterjemahkan ke dalam setidaknya 13 bahasa dunia, termasuk diantaranya dalam terjemahan bahasa Inggris, bahasa Tionghoa, dan bahasa Jepang.
Jepang memberikan penghargaan kepada Gesang pada tahun 1983, atas jasanya dalam perkembangan musik keroncong. Bentuk penghargaannya diwujudkan dalam bangunan Taman Gesang di dekat Bengawan Solo. Pemeliharaan Taman Gesang ini didanai oleh Dana Gesang, sebuah lembaga di Jepang yang didirikan untuk Gesang
Maestro Keroncong Indonesia (Bengawan Solo)
SELAMAT JALAN GESANG.. RIWAYATMU INI SEDARI DULU JADI PERHATIAN INSANI
Label: discography, Sejarah
SELAIN menyuguhkan warna musik baru di album anyar, juga ada perubahan pada Bimbim. Rambutnya rapi dan tubuh terlihat lebih segar serta berisi.
"Berat badanku naik 10 kg berkat berhenti merokok awal tahun ini. Tadinya 51 kg, sekarang 61 kg," kata Bimbim.
Keputusan Bimbim berhenti merokok bukan karena desakan Bunda Iffet atau pun istrinya. Tapi lebih pada kesadarannya sendiri.
"Langsung saja berhenti, enggak pakai terapi. Tahun lalu aku berhenti minum alkohol, jadi mulai 1 Januari 2010 aku berhenti merokok. Kebetulan kesehatan juga enggak mendukung untuk terus merokok. Ya, sudah jalannya saja. Buktinya begitu aku berhenti, ada pengumuman haram merokok, hehehe. Sekarang tinggal Kaka dan Ivan yang belum berhenti. Lainnya (Ridho dan Abdee) sudah," jelas Bimbim tertawa.
Gantinya rokok, setiap hari Bimbim mengunyah permen mint. "Untuk menghilangkan rasa enggak enak di lidah itu kalau berhenti merokok agak sulit, makanya harus dikasih mint biar terbiasa. Biar enggak grogi juga pas nyanyi, biasanya aku cari pensil buat dipegang seperti rokok," pemilik nama asli Bimo Setiawan Almachzumi ini menjelaskan.
Keluarga menyambut positif perubahan kebiasaannya itu. "Ketika aku masih merokok, anakku sampai mengusir dari rumah: 'Keluar, keluar, jangan merokok di dalam.' Makanya, pas tahu aku sudah berhenti, dia happy banget," ujar Bimbim, mengaku pola hidupnya sekarang jauh lebih sehat dan teratur.
"Tidur nyenyak, makan enak, dan kalau menemani anak jalan-jalan bisa tenang tanpa bingung mencari tempat buat merokok," tambahnya.
http://www.tabloidbintang.com/
Label: Slank Slanker
KEKECEWAAN para Slankers yang tidak dapat menyaksikan konser terbuka Slank selama beberapa bulan terakhir terobati mulai pekan ini. Adalah Karnaval SCTV sebagai rangkaian perhelatan ulang tahun SCTV ke-20 yang dipastikan mengajak Kaka (vokal), Bimbim (drum), Ridho (gitar), Abdee (gitar), dan Ivanka (bas) untuk tampil di Lapangan Tegallega, Bandung, Jumat (9/4) ini.
Sekitar tujuh lagu, di antaranya “Bang-Bang Tut” dan “Gosip Jalanan”, dibawakan Slank baik medley, akustik, maupun full. "Ini outdoor show pertama kami tahun ini. Yang pasti exciting banget karena Slankers bisa kumpul lagi," sebut Bimbim di Senayan City, Jakarta.
Selain Bandung, Slank juga akan main pada penutupan Karnaval di Malang, Jawa Timur, 14-16 Mei mendatang. "Sampai saat ini izin masih on. Tidak ada tanda-tanda dilarang. Mudah-mudahan sampai hari-H enggak ada apa-apa," Febry Meuthia dari pihak SCTV berharap.
Kesulitan mendapatkan izin konser, dirasakan Slank sejak sebelum Pemilu 2009. Bahkan, terhitung mulai September 2009 Slank terpaksa puasa manggung. Terakhir, Desember tahun lalu Slank dilarang menggelar konser di Pekan Raya Jakarta (PRJ) untuk merayakan ulang tahunnya.
Sebelumnya Slank sudah mencoba di dua tempat lain, juga tidak mendapatkan izin. Jelas sangat merugikan Slank. Apalagi, ini tidak dipukul rata. Banyak band lain manggung, tanpa syarat macam-macam.
"Totalnya sudah 10 konser Slank di berbagai kota yang tidak diizinkan polisi," keluh Bimbim.
Muncul dugaan Slank dilarang konser karena keterlibatannya dalam aksi mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat itu KPK sedang ramai berseteru dengan polisi dalam kasus Cicak-Buaya.
Mengingat Karnaval ini dinilai istimewa, Slank sudah menyiapkan lagu baru berjudul “Jurus Tandur”, yang bakal dirilis bersamaan dengan album anyar Mei mendatang.
"Insya Allah ada revolusi di industri musik Slank. Tapi aku belum bisa ngomong lebih jauh lagi. Yang pasti album baru keluar dengan beda. Ada 15 track, lagu baru semua. Salah satunya duet sama Fahrani. Judulnya ‘Kukejar dan Kutangkap Kau’," bocoran sang drummer mengibaratkan Fahrani itu Kaka versi cewek lantaran tatonya banyak dan pemberontak.
Ada rencana konser untuk menandai keluarnya album baru? "Ada di PRJ. Target sih 20 Mei pas Hari Kebangkitan Nasional. Cuma sampai sekarang izin belum keluar, masih proses. Kalau pun enggak dapat izin, banyak yang bilang jalan terus saja. Ini, kan era demokrasi, masa masih ada larang-larangan," Bimbim mengharapkan izin tidak dipersulit.
http://www.tabloidbintang.com/
Label: Slank Slanker

PERINTISAN
1995, Slank ke Malang dengan konser bertitel “Tour Emas”, membuat kota Malang bergetar! Apalagi Slank turut mengajak Imanez (almarhum) dan Oppie Andaresta, bahkan sempat konvoi keliling kota, Malang tambah bergelegar!
Jumpa fans pun digelar sebelum hari H. Banyak fans yang turun gunung, datang jauh-jauh dari pantai selatan Malang, seluruh penjuru Malang Raya. Tapi sayang, mereka tak semua bisa merasakan euforia “Jumpa Fans” itu. Cukup banyak yang sowan ke hotel, mereka sekedar ingin mengucap "selamat datang" ke Slank tetap saja tak bisa. Walau kecewa, mereka tetap nonton dengan perasaan puas (tetap ber-tiket lho...).
Bejo yang sempat “hilang” dari peredaran, khususnya dari peredaran Potlot, akhirnya bertemu kembali, reuni! Melihat hal tersebut sebelumnya, tercetus sebuah ide, sederhana saja, untuk membuat wadah yang juga sederhana, paguyuban Slank di Malang. Slank setuju, tapi belum diresmikan. Proses "merintis" pun dimulai...
Setiap Slank ke Malang, ada konser atau pun tidak, misalnya pada saat promo radio “Traxap”, band mayoritas wanita kecuali drumernya (Masto, adik Mas Bim), selalu diberikan laporan perkembangan dari proses perintisan tersebut. Saat itu bascamp masih sementara beralamat di Badut.
Saat ada waktu (pulang ke Jakarta), laporan perkembangan selalu kami sempatkan untuk disampaikan secara umum kepada Lulu Ratna (adik Gugun Gondrong) selaku Manager Slank saat itu, Masto (road manager), juga secara khusus kepada Mas Bimbim.
Kami yang suatu saat, kebetulan, sempat ber-“kaki lima” di Alun-alun kota Malang, saat belum dikejar-kejar Satpol PP, memanfaatkan waktu "merintis" tersebut untuk sosialisasi kepada lingkungan masyarakat pada umumnya dan komunitas slanker’s di Malang pada khususnya.
Kebetulan juga, saat itu kami sudah mengadakan jual beli dengan Pubi, berupa merchandise Slank asli, yaitu kaos dan poster. Asesoris itu pula yang secara langsung sangat membantu proses sosialisasi kami. Bersamaan dengan itu, penyebaran angket (questioner) pun kami dilakukan. Mencari pendapat, tentang "niat dibentuknya sebuah paguyuban slanker’s di Malang".
Saat kemudian sepakat, satu suara, musyawarah umum!
Hasilnya, tercetus:
Nama (Slank Fans Club Malang)
Alamat Sekretariat
Pengurus
KTA (Kartu Anggota)
Proker (program kerja jangka pendek)
PERESMIAN
Suatu waktu, terdengar kabar Slank akan manggung di Malang. rencananya, sekaligus meresmikan fans Club. Persiapan pun kami lakukan.
Mulai dari mencari dan memperkenalkan diri kepada EO dan pihak sponsor, hingga turut serta sebagai panitia, minimal sebagai ticket box.
Hari H semakin dekat, beberapa konfirm telah kami jalankan. Berapakali rapat tak lelah kami ikuti. Sepakat, kami membantu menyediakan kendaraan dan menurunkan 10 anggota khusus sebagai panitia yang akan mengawal Slank. Persiapan tempat peresmian juga telah kami lakukan, rencananya, di salah satu cafe di tengah kota. CS dan penanggung jawab cafe telah menyatakan positif.
Ternyata...
H-1, kepanitiaan kami dicabut tanpa sebab! Pagi hari, hari H, rencana peresmian digagalkan panitia juga tanpa sebab! Pada detik-detik terakhir jumpa fans, kami dilarang terlihat disekitar lokasi!?
Apa hak mereka? Apa dasarnya, melarang, walau hanya sekedar fans, untuk bertemu di jumpa fans?! Apa arti jumpa fans?
Protes kami lakukan! Pada awalnya, kami sedikit menjauh dari lokasi jumpa fans, walau tetap memantau perkembangan itu sambil tetap berjualan, kaki lima! 10 orang, khusus tetap kami sebar, tanpa atribut!
Luas lokasi dan daya tampung yang memang tidak memungkinkan menampung banyak orang, jarak yang terlalu dekat dengan fans dan tak ada panitia yang mengawal pergerakkan Slank dari dalam ruang ke luar. Terjadi yang harus terjadi! Kaka marah! Bimbim marah! Slank marah! Bejo di cari!
Setelah masuk ke ruang utama cafe, Bejo hanya sebentar bertemu Luluk dan Masto. Tak sempat jelaskan yang terjadi, sedikit berbincang, tak jadi kami resmi, kami pulang dengan emosi tinggi! Menunggu di basecamp dengan emosi tinggi!
Malam sekitar pukul 8, Bejo akhirnya bertemu dengan Mas Bim-bim dan Ka2 di hotel tempat slank menginap. Dijelaskan yang harus dejelaskan! Dibuka apa yang harusnya terbuka! Mas Bim-bim naik pitam, mencari panitia! Tapi tak tampak apa yang dibicarakan.
Pulang, malam itu bascamp penuh dengan tanda tanya! Pagi datang, semakin berat rasa was-was! Tapi, saat datang kabar harus meluncur ke hotel, sedikit asa muncul! Sebentar saja, kabar peresmian semakin memacu adrenaline kami!
Akhirnya, setelah dua tahun merintis dan sempat pindah alamat, 9 Nopember 1997, SFCM diresmikan di sebuah hotel di Malang, dengan alamat sekretariat di Jl. Gambuta II Blok i No.4.
Bunda Iffet dan Om Sidharta juga hadir waktu itu, selain Slank. Bunda sebagai perwakilan Pubi (Pulau Biru) juga ikut menandatangani surat peresmian SFC Malang.
Thank's GOD...
Slank Fans Club Malang resmi berdiri!
Label: Slank fans Club