Tampilkan postingan dengan label coretan dinding. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coretan dinding. Tampilkan semua postingan
Rabu, Januari 30, 2013

Iwan Fals Kecam Pencekalan Slank di Soundrenaline 2012

Jakarta - Iwan Fals di sela-sela penampilannya di Soundrenaline 2012 yang digelar semalam di Serpong, Tangerang secara terbuka menyatakan keheranannya atas pencekalan yang menimpa Slank di ajang tersebut. “Di tengah-tengah suasana gembira seperti ini, pesta musik, ada teatu hits protes terbesarnya sepanjang masa, 'Bento', khusus bagi pihak-pihak yang melarang Slank tampil di festival musik tahunan terbesar di Indonesia yang digelar di Lapangan Sunburst, Bumi Serpong Damai tersebut. “Sabar Ridho, Kaka, Abdee dan semua teman-teman Slank, mudah-mudahan ada kesempatan lain, anggap saja yang ngasih izin lagi khilaf,” imbuh Fals lagi. Hanya sepekan sebelum digelarnya Soundrenaline 2012, pihak manajemen Slank menerima pemberitahuan dari pihak penyelenggara bahwa kepolisian wilayah Tangerang memberikan izin bagi digelarnya Soundrenaline di Serpong namun dengan syarat tanpa kehadiran Slank. Sayangnya, pencekalan kepolisian terhadap Slank ini ternyata tidak disertai alasan yang jelas. “Mereka harus bertanggung jawab terhadap Slankers (sebutan bagi penggemar Slank) yang mengira kami akan main. Pihak kepolisian juga harus bisa menjelaskan kenapa Slank nggak boleh tampil, sementara band lainnya boleh. Perbedaannya apa?” sesal gitaris Abdee Negara saat dihubungi Rolling Stone via telepon beberapa waktu lalu. Sementara itu kembalinya Iwan Fals di ajang Soundrenaline setelah absen selama beberapa tahun menjadi salah satu highlight dari festival tersebut. Sebelum memulai konsernya semalam, Iwan Fals sempat memimpin doa ribuan massa Soundrenaline yang ditujukan bagi para korban bentrok antara warga di Lampung Selatan yang terjadi belum lama ini. Sejurus kemudian dengan hanya berbekal gitar dan harmonika ia membuka konser dengan nomor 'Belum Ada Judul' dan berlanjut dengan iringan band di lagu-lagu klasik seperti 'Bongkar', 'Pesawat Tempur', 'Yang Terlupakan' hingga 'Manusia Setengah Dewa'. (RS/mmu) sumber : hot.detik.com

Selengkapnya.........
Senin, Januari 21, 2013

Slank Berduka Meninggalnya A Rafiq

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meninggalnya penyanyi legendaris, A Rafiq mendapat perhatian grup band Slank. Band yang dikenal memiliki basis massa besar itu merasa berutang jasa kepada Elvis Presley-nya Indonesia itu. Pasalnya, pada 2007, Slank berduet dengan Nirina Zubir mendaur ulang lagu 'Pandangan Pertama' untuk dinyanyikan ulang. Lewat akun twitter resminya, @slankdotcom, Slank mengucapkan duka cita dan mendoakan kepergian A Rafiq. "Innalilahi Wa innailaihi Rojiun, turut berduka cita atas wafatnya Musisi legendaris A.RAFIQ. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisiNya." Kicauan kedua, Slank menyebut jasa A Rafiq l. "#ForSomeInfo Alm. A.Rafiq adalah pencipta lagu 'Pandangan Pertama' yg diaransemen ulang & dinyanyiin sama Slank & @nirina_zubir (tahun 2007)," tambah @slankdotcom. Sumber : Republika Sabtu, 19 Januari 2013, 19:48 WIB

Selengkapnya.........
Kamis, Mei 17, 2012

Slank meriahkan May day




Jakarta, Slank akan berpartisipasi mengisi acara peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day, di Gelora Bung Karno, Jakarta, hari ini, Selasa (1/5/2012).

"Di Gelora Bung Karno akan ada hiburan dari band Slank yang akan diharapkan mengisi kegiatan demo buruh," kata Juru Bicara Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakarta, Senin (30/4/2012) kemarin.

Sedangkan untuk mengamankan peringatan hari buruh yang akan diisi dengan aksi unjuk rasa, Polda Metro Jaya akan mengerahkan 20 SSK Brimob Polri, 14 SSK Brimob Polda, 7 SSK Sabara, 6 ribu personel anggota Polda Metro Jaya, dan 15 SSK unsur TNI. "TNI akan difokuskan untuk mengamankan objek-objek vital nasional," ungkapnya.

Saud menjelaskan, untuk mengamankan aksi, Polri akan melaksanakan tindakan preventif dan mengamankan berbagai tempat. Polisi juga akan melakukan patroli untuk menciptakan situasi aman.

Selain itu, Saud mengimbau massa tidak membawa benda-benda yang membahayakan agar tidak terjadi seperti kejadian beberapa waktu lalu, yakni adanya penyiraman cairan zat kimia yang mengakibatkan beberapa anggota Polri dan media menjadi korban.

Namun, jika massa melakukan tindakan anarkis, aparat keamanan akan melaksanakan tindakan penegakan hukum berdasarkan peraturan, sehingga tidak menyimpang dan sesuai prosedur tetap (protap) yang telah ditentukan.

SUMBER: Inilah.com









Selengkapnya.........
Jumat, Agustus 19, 2011

SEPULUH SUKSES MERAIH KEUTAMAAN RAMADHAN



“Berapa banyak orang yang berpuasa namun ia tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali lapar dan dahaga…” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits Rasulullah tersebut harusnya dapat membangkitkan kewaspadaan kita untuk tidak terjerumus didalamnya. Berikut ini adalah uraian yang patut direnungkan agar kita tidak termasuk orang-orang yang disinggung dalam hadits Rasulullah tersebut.


Sepuluh indikasi sukses meraih keutamaan Ramadhan :

1. Memperbanyak ibadah di bulan Sya’ban

Ibadah sunnah di bulan Sya’ban berfungsi pemanasan bagi ruhani dan fisik untuk memasuki bulan Ramadhan. Berpuasa sunnah, memperba-nyak ibadah shalat, tilawatul Qur’an sebelum Ramadhan, akan menja-dikan suasana hati dan tubuh kondusif untuk pelaksanaan ibadah di bulan puasa.

Itulah hikmahnya kenapa Rasulullah saw. dalam hadits riwayat Aisyah, disebutkan paling banyak melakukan puasa di bulan Sya’ban.

2. Memenuhi target pembacaan Al-Qur’an

Orang yang berpuasa di bulan ini, sangat dianjurkan memiliki wirid al-Qur’an yang lebih baik dari bulan-bulan selainnya. Minimal harus dapat mengkhatamkan satu kali sepanjang bukan ini karena memang itulah target minimal pembacaan al-Qur’an yang diajarkan oleh Rasulullah saw.

3. Memelihara lidah

“Bila salah seorang dari kalian berpuasa maka hendaknya ia tidak berbicara buruk dan aib. Dan jangan berbicara yang tiada manfaatnya dan bila dimaki sese-orang maka berkatalah, “Aku berpuasa.” (HR. Bukhari)

4. Menjaga pandangan dari yang haram

Puasa yang tidak menambah pelakunya lebih memelihara mata dari yang haram, menjadikan puasa itu nyaris tak memiliki pengaruh apapun dalam perbaikan diri. Karenanya boleh jadi puasnya secara hukum sah, tapi substansi puasa itu tidak akan tercapai.

5. Menghidupkan malam dengan ibadah

Salah satu cirri khas bulan Ramadhan adalah Rasulullah menganjur-kan umatnya untuk menghidupkan malam dengan shalat dan do’a-do’a tertentu. Tanpa menghidupkan malam dengan ibadah tarawih, tentu seseorang akan kehilangan momentum berharga.




6. Tidak makan berlebihan di saat berbuka

Jika saat berbuka puasa menjadi saat melahap semua keinginan nafsunya yang tertahan sejak pagi hingga petang, menjadikan saat berbuka sebagai kesempatan “balas dendam” dari upaya menahan lapar dan haus selama siang hari, maka nilai pendidikan puasa akan hilang.

Puasa pada hakikatnya adalah pendidikan bagi jiwa untuk mengenda-likan diri dan menahan hawa nafsu. Hasil pendidikan itu akan tercermin dalam pribadi orang yang lebih bisa bersabar, menahan diri, tawakkal, pasrah, tidak emosional, tenang dalam menghadapi berbagai persoalan. Puasa menjadi kecil tak bernilai dan lemah unsur pendidi-kannya ketika upaya menahan dan mengendalikan nafsu itu hancur oleh pelampiasan nafsu yang dihempaskan saat berbuka

7. Mengoptimalkan infaq

Rasulullah saw, seperti digambarkan dalam hadits, menjadi sosok yang paling murah dan dermawan di bulan Ramadhan. Di bulan inilah, satu amal kebajikan bisa bernilai puluhan bahkan ratusan kali lipat diban-dingkan bulan-bulan lainnya. Momentum seperti ini sangat berharga dan tidak boleh disia-siakan.

8. Memperbanyak ibadah di 10 hari terakhir

Rasulullah dan para sahabat mengkhususkan 10 hari terakhir untuk berdiam di dalam masjid, meninggalkan semua kesibukan duniawi. Mereka memperbanyak ibadah, dzikir dan berupaya meraih keutamaan malam seribu bulan, sat diturunkannya al-Qur’an.

Pada detik-detik terakhir menjelang usainya Ramadhan, mereka mera-sakan kesedihan mendalam karena harus berpisah dengan bulan mulia itu. Sebagian mereka bahkan menangis karena akan berpisah dengan bulan mulia. Ada juga yang berguman jika mereka dapat merasakan Ramadhan sepanjang tahun.

9. Tidak bermaksiat lagi setelah Ramadhan

Jangan memandang Idul Fitri dan selanjutnya sebagai hari “merdeka” dari pejara untuk kembali melakukan berbagai penyimpangan. Orang yang berpuasa dengan baik tentu tidak akan menyikapi Ramadhan sebagai kerangkeng.

10. Memelihara kesinambungan ibadah setelah Ramadhan

Amal-amal ibadah satu bulan Ramadhan, adalah bekal pasokan agar ruhani dan keimanan seseorang meningkat untuk menghadapi sebelas bulan setelahnya. Namun, orang akan gagal meraih keutamaan Ramadhan, saat ia tidak berupaya menghidupkan dan melestarikan amal-amal ibadah yang pernah ia jalankan dalam satu bulan itu.

Selengkapnya.........